X
betme88@yahoo.com betme888@yahoo.com
sportsbook casino online poker online bola tangkas togel online

Masalah Kebugaran Akhirnya Sudah Meninggalkan Saya

Update Terakhir: January 1, 2015

Arjen RobbenRobben: Masalah Kebugaran Akhirnya Sudah Meninggalkan Saya Pemain sayap yang berseragam Bayern Munich itu mengatakan bahwa, pada usianya yang sudah 30 tahun, dia itu merasa sedang berada di dalam kondisi fisik yang jauh lebih baik ketimbang yang sebelumnya setelah apa yang dirinya sendiri klaim sebagai satu tahun sepak bola yang begitu luar biasa.

Arjen Robben telah memberikan pujian kepada tahun 2014 itu sebagai tahun yang “fantastis” di mana dia pada akhirnya berhasil menempatkan masalah cedera yang secara terus-menerus mengganggu dirinya di belakangnya.

Pemain yang berkebangsaan Belanda itu memang sudah lama menyebut sebagai salah satu talenta penyerang yang paling mematikan yang ada di dalam permainan, akan tetapi pemain tersebut telah dilanda dengan masalah kebugaran sepanjang karirnya.

Meskipun begitu, setelah berhasil membantu Bayern Munich untuk mengklaim dua trofi di kompetisi domestik pada musim kemarin dan sebelumnya juga berhasil menjadi inspirasi atas prestasi Belanda di kompetisi Piala Dunia 2014 di Brasil dimana tim Oranje keluar sebagai juara ke tiga, Robben merasa bahwa dirinya sedang berada di dalam kondisi yang lebih baik ketimbang yang sebelumnya.

“Secara fisik itu berjalan dengan amat sangat baik untuk satu jangka panjang. Sesekali saya harus menahan diri saya dalam satu atau dua laga, akan tetapi saya itu tidak memiliki cedera yang serius lagi di mana kamu harus absen selama enam atau tujuh minggu.”

“Saya sendiri merasa amat sangat puas dengan dan juga senang dengan tahun 2014, karena saya bisa tinggal di lapangan sepanjang tahun. Kemudian, kamu juga bisa bersenang-senang serta menunjukkan kemampuan diri kamu yang terbaik. Ketika kamu berada di dalam satu ritme tertentu, kamu akan menjadi jauh lebih kuat dan juga jauh lebih baik lagi.”

“Secara pribadi, itu merupakan sebuah tahun yang fantastis. Juga bersama dengan tim nasional Belanda kami telah memiliki satu tahun yang fantastis. Ini semua hanya tentang satu hal saja: turnamen. Dan kami sudah memainkan satu Piala Dunia yang fantastis. Jauh di atas harapan.”

“Kepercayaan di dalam tim; semangat tim yang mengatasi hal itu. Pengembangan tim merupakan apa yang paling saya nikmati. Bersama dengan satu sama lain, antara satu sama lain. Itu mungkin terdengar klise, akan tetapi memang tepat seperti itu.”

Harapan Belanda untuk bisa mengangkat trofi Piala Dunia 2014 harus pupus di tengah jalan dengan kekalahan di babak adu penalti yang terasa sangat menyakitkan saat mereka berada di babak semi final melawan Argentina, akan tetapi Robben tetap filosofis tentang patah hatinya di Brasil pada tahun 2014.

“Lebih daripada orang lain saya itu tahu seberapa dekat rasa sukacita dan juga kesedihan. Itu merupakan bagian dari olahraga. Bukan hanya di sepak bola saja, namun juga di dalam setiap olahraga. “